Pendahuluan
Bot Telegram tidak hanya untuk membalas pesan, tetapi juga bisa mengirim pengingat otomatis lewat penjadwalan. Artikel ini membahas cara membuat bot Telegram pengingat dengan Node.js, library Telegraf, dan node-cron untuk mengirim pesan terjadwal setiap hari.
Prasyarat
- Node.js terpasang — ikuti Memasang NodeJS di Debian 13.
- Token bot dari @BotFather (lihat juga Membangun Bot Telegram CRUD).
Step 1: Dapatkan Token Bot
Buka @BotFather di Telegram, buat bot baru, dan simpan token yang diberikan. Buat juga variabel lingkungan berikut di berkas .env:
BOT_TOKEN=123456789:AAxxxxx
CHAT_ID=987654321Step 2: Inisialisasi Project
mkdir bot-pengingat && cd bot-pengingat
npm init -y
npm install telegraf node-cron dotenvStep 3: Tulis Kode Bot
Buat berkas index.js:
nano index.jsIsi dengan kode berikut:
const { Telegraf } = require('telegraf');
const cron = require('node-cron');
require('dotenv').config();
const bot = new Telegraf(process.env.BOT_TOKEN);
const CHAT_ID = process.env.CHAT_ID;
bot.start((ctx) =>
ctx.reply('Halo! Saya bot pengingat. Saya akan mengirim pesan tiap hari pukul 08:00.')
);
// Kirim pengingat tiap hari pukul 08:00
cron.schedule('0 8 * * *', () => {
bot.telegram.sendMessage(CHAT_ID, 'Pengingat: jangan lupa review tugas hari ini!');
});
bot.launch();Step 4: Jalankan sebagai Layanan
Agar bot tetap jalan, daftarkan sebagai layanan systemd (lihat panduan Memasang NodeJS di Debian 13). Buat bot-pengingat.service, lalu jalankan dengan systemctl enable --now.
Kesimpulan
Dengan Telegraf dan node-cron, Anda memiliki bot pengingat otomatis yang berjalan di server Debian 13. Pola ini bisa dikembangkan untuk notifikasi monitoring, pengingat tagihan, dan lainnya.