Backup Otomatis VPS dengan Rsync dan Cron di Debian 13

Pendahuluan

Backup rutin adalah pertahanan terakhir saat terjadi kegagalan. Artikel ini membahas backup otomatis VPS dengan Rsync dan Cron di Debian 13: menyinkronkan berkas ke server cadangan dan menjadwalkannya tiap hari.

Step 1: Siapkan Server Cadangan dan SSH Key

Gunakan VPS kedua sebagai tujuan backup. Buat kunci SSH dari server utama ke server cadangan agar rsync tak perlu kata sandi:

bash
ssh-keygen -t ed25519
ssh-copy-id backupuser@IP_CADANGAN

Step 2: Perintah Rsync Dasar

bash
rsync -avz --delete /var/www/ backupuser@IP_CADANGAN:/backup/www/

Opsi -a menjaga hak akses, -v verbose, -z kompresi, --delete menyelaraskan penghapusan di tujuan.

Step 3: Skrip Backup

Buat ~/backup.sh:

bash
nano ~/backup.sh

Isi:

bash
#!/bin/bash
rsync -avz --delete /var/www/ backupuser@IP_CADANGAN:/backup/www/
rsync -avz --delete /etc/ backupuser@IP_CADANGAN:/backup/etc/
echo "Backup selesai: $(date)" >> /var/log/backup.log

Jadikan executable:

bash
chmod +x ~/backup.sh

Step 4: Jadwalkan dengan Cron

bash
crontab -e

Tambahkan baris berikut untuk menjalankan tiap hari pukul 02:00:

bash
0 2 * * * /home/masyarakat/backup.sh

Step 5: Retensi dan Verifikasi

Lakukan uji pemulihan berkala dan batasi retensi di server cadangan agar ruang tidak habis. Verifikasi log di /var/log/backup.log.

Kesimpulan

Dengan Rsync dan Cron, VPS Anda memiliki backup otomatis tanpa biaya tambahan. Gabungkan dengan pengamanan VPS untuk perlindungan menyeluruh.

Artikel Terkait